1. Lokasi Tujuan
Di sini kami mencari informasi sebanyak mungkin mengenai obyek yang akan kami kunjungi, meliputi jarak menuju ke lokasi, akses angkutan, medan yang dilalui seperti apa. Sumber informasi bisa dari internet atau teman.
2. Waktu
Faktor ini sangat penting karena menentukan suksesnya dari trip/traveling. Akan lebih baik dibuat rinci kegiatan selama dilokasi. Tentukan tanggal yang pas.
3. Biaya
Perencanaan biaya yang tepat, tentunya akan menghindarkan dari kehabisan uang.
Intinya bahwa semakin banyak informasi yang kita dapat, semakin bagus dan menjamin suksesnya acara trip/traveling ala backpacker.
Setelah perencanaan dirasa sudah cukup, kami pun memutuskan untuk berangkat pada minggu pertama bulan september 2015. Start kami mulai dari grogol pukul 05.00 naik angkot 03 dari Roxy mas jurusan stasiun Tanah Abang ongkos 4000. Dari stasiun tanah abang naik KRL menuju bogor harga tiket 15000 (10000 sebagai uang jaminan tiket, bisa diambil lagi ketika sudah sampai Bogor). Sampai di Bogor pukul 08.00 lanjut naik angkot 03 ke terminal Baranangsiang ongkos 4000. Sesampainya di Baranangsiang, cari bis yg menuju Surade Sukabumi(Surade adalah nama daerah lokasi tujuan kami). berdasarkan informasi yang kami terima dari berbagai sumber, bis yang menuju kesana adalah MGI. Berhubung bis yang kami cari sudah berangkat, kami pun memilih kendaraan L300 jurusan Bogor-Sukabumi (ini diluar rencana dan mau tidak mau harus naik ini untuk mengejar waktu). Ongkos angkutan ini 25000. Perjalanan ke Sukabumi kurang lebih memakan waktu 3 jam.
Sampai di terminal Sukabumi (Terminal Degung namanya), ternyata tidak ada angkutan yang langsung menuju ke Surade. Berdasarkan informasi warga setempat, harus ke terminal Lembursitu untuk angkutan ke Surade (lagi-lagi diluar rencana). Kami pun terpaksa menyewa ojek dengan range tarif ojeknya 25rb-30rb. Di terminal Lembursitu naik angkutan ELF menuju Surade ongkos 35000. Perjalanan ke Surade ini memakan waktu hingga 4jam. Persiapkan fisik yang prima untuk menikmati perjalanan ke Surade ini hehee.
Sampai di Surade kami langsung berganti angkutan lagi yang menuju lokasi pantai. Saran kami, tanyakan dahulu ke sopir angkotny berapa tarif menuju ke pantai ujung genteng. Mengapa harus tanya? karena tarif yang dipatok tidak sesuai dengan tarif yang ditempel dipintu angkot. Kami dikenai tarif 80000 dari semula yang diminta sopirnya 100000. Kami dibawa menuju penginapan yang sudah kami booking seminggu sebelum trip ini dimulai. Penginapan kami ini bernama PONDOK ALIEF. Harga kamarnya cukup terjangkau yakni 150000/hari.
![]() |
| Penginapan |
![]() |
| Kamar penginapan |
Lokasi penginapan dengan Pantai Pangumbahan ini cukup jauh, kami menyewa motor yang bisa disewa di penginapan tersebut. Sebenarnya di penginapan ini tidak menyewakan motor, tapi apabila mau minjam motor akan dipinjami dari motor karyawan penginapan tentunya dengan biaya sepantasnya (kami memberikan 50rb untuk kami sewa sehari).
Perjalanan kurang lebih 10-15menit ke Pantai Pangumbahan. Untuk tiket masuknya harganya 10000.
![]() |
| Pintu Gerbang Pantai Pangumbahan |
![]() |
| Konservasi Penyu |
![]() |
| Konservasi Penyu |
![]() |
| Anak penyu |
![]() |
| Anak Penyu |
![]() |
| Anak Penyu |
Selain acara pelepasan Tukik si anak penyu, di pantai ini sangat bagus untuk melihat sunset seperti yang kami lakukan. Waktunya sangat pas melihat sunset ini. Ada juga acara melihat penyu-penyu bertelur sekitar pukul 23.00 wib, namun itu belum tentu ada penyu yang pergi ke darat untuk bertelur. Jadi acara tersebut tidak kami ikuti karena tidak ada kepastian alias untung-untungan. hehee
![]() |
| Sunset di Pantai Pangumbahan |
![]() |
| Sunset di Pantai Pangumbahan Ujung Genteng |
Sampai jumpa.. :)
















0 komentar:
Posting Komentar