Halo sobat traveller.. berjumpa lagi dengan kisah One Day Trip kami yang gak jauh dari kota Jakarta. Tujuan kami kali ini adalah Curug Cigamea. Lokasi Curug Cigamea Terletak di Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat, Pulau Jawa, Indonesia. Koordinat GPS: 6° 41' 40.30" S 106° 41' 8.48" E . Jaraknya kurang lebih sekitar 38 km dari kota Bogor sampai Pintu Gerbang dari Kawasan Wisata Gunung Salak Endah.
Berbekal informasi dar berbagai sumber dan tentunya referensi dari mbah google, maka kami putuskan untuk mengunjungi lokasi Curug Cigamea.
Ada beruang makan ketupat, berangkaaaaaaat.... :D
Seperti trip sebelumnya ke Curug Cilember, kami start perjalanan dari Grogol Jakarta Barat. Pukul 07.30Wib Terlebih dulu kami jalan kaki ke arah ITC Roxy Mas (yaaa kurang lebih 500 meter lah, mayan jalan pagi sehat) untuk menaiki angkot menuju stasiun tanah abang (ongkos 4000). Perjalanan kurang lebih 15menit dari ITC Roxy Mas menuju Stasiun Tanah Abang. Perlu diketahui bahwa angkot ini tidak berhenti pas di depan stasiun, melainkan berhenti di pertigaan flyover, jadi ya perlu jalan kaki lagi kurang lebih 200meter. Mengapa dalam trip kami ke Bogor selalu berangkat antara pukul 07.00-07.30 ? jelas tentu kami mengejar jadwal KRL pagi jam 08.00,jadi ketika sampai stasiun gak nunggu keretanya lama.. hehehe. Sampai di stasiun langsung menuju loket tiket. Karena kami tidak punya tiket isi ulang, jadi ya beli kartu tiket dan ongkos Jakarta-Bogor 15000(jaminan kartu 10ribu & tiket 5ribu). Selang beberapa menit, tepatnya jam 08.10 kereta tiba, dan cuuussss bogooorrr.
Perjalanan ke Bogor kurang lebih satu setengah jam, jadi kami tiba di Bogor pukul 09.30 Wib. Sampai di stasiun Bogor, kami langsung menuju loket penukaran tiket jaminan. (lumayan broo 20000 bisa buat ongkos angkot hahaha). Oke lanjut setelah penukaran tiket jaminan, langsung keluar stasiun nyebrang lewat jembatan, soalnya angkutannya ada di seberang jalan (berbeda arah ketika naik angkot ke sukasari waktu trip ke Curug Cilember). Kali ini kami naik angkot jurusan Terminal Laladon. Seingat saya ada 2 angkot yang menuju kesana (para sopir angkot yang ngetem pasti teriak Terminal Laladon). Angkot yang menuju terminal Laladon yaitu angkot 02 jurusan Sukasari - Bubulak & angkot 03 Term. Baranangsiang - Bubulak, 2 angkot tersebut bisa mengantar ke Terminal Laladon. Ongkosnya sendiri 4000/org.
Sesampainya di terminal Laladon, kami berganti angkot lagi. Kali ini angkot jurusan Leuwiliang. Kami turun di pertigaan Cibatu, kalo ada agan yang mau kesini tinggal bilang aja ke sopirnya turun di pertigaan Cibatu. Kali ini perjalanan lumayan jauh, kurang lebih 45 menit. Ongkosnya 8000/orang. Sampai di sini perjalanan belum usai kawan, kami harus menaiki angkot sekali lagi. Dari tempat kami turun angkot tadi, kami tinggal jalan kaki belok kiri. Nah disitu banyak angkot yang ngetem. Kami menaiki angkot jurusan Cibatu - Gunung Pincung. Jangan heran klo banyak yang ngetem di sini, karena jarang ada penumpang :D. Ketika itu kami hanya berdua saja setelah menunggu ngetemny si angkot setengah jam dan gak ada penumpang lagi yang naik...hahaahaha.Nyari penumpangnya sambila jalan.
Perlu diketahui bahwa perjalanan naik angkot ini sampai di lokasi bisa memakan waktu satu jam. Sepanjang jalan kami ngobrol dengan supir dan seorang temannya (kernetnya sih sepertinya). Kami ngobrol ngalor kidul apapun dibahas seputar curug cigamea ini. Sopir dan temannya ini orangnya kocak ternyata jadi kami tidak terlalu bosan di dalam angkot. Diobrolan kami, sopir angkotnya nawarin ke kami berdua di anter sampe depan pintu gerbang ongkosnya 30000/orang, klo rombongan lebih dari 5, kena nya 25000/orang. Setelah kami itung-itung ternyata lebih irit juga sih. Soalnya berdasarkan info di internet bahwa naik angkot cuma sampai Gunung Pincung setelah itu naik ojek (ongkosny 25000). Jadi kami memutuskan untuk menyetujuinya. Sopirnya juga menawarkan kepada kami untuk dijemput atau tidak dengan harga yang sama. Kami pun juga menyetujuinya. Karena sepanjang perjalanan, kami tidak melihat angkot yang lewat sebaliknya.
Angkot Jurusan Gunung Pincung
Setelah perjalanan cukup jauh, sampailah kita di pintu gerbang Curug Cigamea. Terlihat di sekitar pelatarannya banyak sekali motor dan beberapa mobil yang terpakir area pintu gerbang ini. Perjalan kami ternyata belum usai, kami harus berjalan lagi masuk setelah pintu gerbang sejauh 1km lagi. Untuk tiket masuk seharga 10000/org termasuk asuransi.
Area parkir pintu masuk
Pintu Gerbang Curug Cigamea
Tiket Masuk + Asuransi
Pemandangan sekitar jalan menuju curug cigamea sangat bagus. Hijau pepohonan terasa menyejukan segala rasa di hati. Banyak sekali pengunjung yang datang kesini ketika hari libur. Sepanjang perjalanan yang kita lalui bnyak warung-warung kecil yang menjual aneka makanan dan souvenir.
Jalur treking menuju Curug Cigamea
Jalur treking menuju Curug Cigamea
Jalur treking menuju Curug Cigamea
Jalur treking menuju Curug Cigamea
Jalur treking menuju Curug Cigamea
Jalur treking menuju Curug Cigamea
Jalur treking menuju Curug Cigamea ini cukup bagus, sudah di paving. Jadi tidak terlalu sulit aksesnya, namun ya capek juga sih. Kondisi treking yang naik turun ini, harus diwaspadai juga karena apabila musim hujan jalur tersebut pasti akan licin. Untuk waktu yang kita tempuh sekitar 30menit (karena kebanyakan berhenti sambil selfie2 hahhaa). Nampak dari kejauhan terlihat Curug Cigamea. Curug ini memiliki dua buah air terjun utama dengan karakter yang berbeda. Air terjun yang pertama letaknya lebih dekat dengan jalan masuk, dengan tebing curam seperti dinding dan didominasi dengan banyak bebatuan hitam. Kolam limpahan air yang terdapat dibawahnya tidaklah terlalu dalam dan luas serta tidak dapat digunakan untuk berenang. Curug yang kedua berada di sebelah kiri dengan debit air yang lebih deras. koloam limpahan airnya cukup dalam, mencapai leher orang dewasa. Di curug dua ini ada pembatas tali yang menunjukan batas kedalaman terendah.
Curug Cigamea pertama
Curug Cigamea pertama
Curug Cigamea pertama
Curug Cigamea pertama
Curug Cigamea pertama
Curug Cigamea kedua
Curug Cigamea kedua
Curug Cigamea kedua
Curug Cigamea kedua
Curug Cigamea kedua
Curug Cigamea kedua
Curug Cigamea kedua
Curug Cigamea kedua
Air di Curug Cigamea ini sangat dingin sekali. Banyak para pengunjung yang menggigil ketika nyemplung ke kolam curugnya. Tak lupa kami foto-foto di sini. Ada tragedi yang tidak mengenakan pada saat itu, HP kami menyelam bebas ke dalam air. Hiks.. Untung saja dengan sigap kami langsung ambil HP nya yang masih bisa menyala, kami angkat, matikan dan keringkan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah. Bagi sobat yang mau kesini, mending siapkan waterprof untuk HP sobat atau bisa juga menggunakan plastik es.
Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 3 sore lebih, itu berarti kami di lokasi tersebut sudah lebih dari 3 jam. memang klo sudah asyik main, kadang lupa waktu. Kala itu mendung tiba-tiba menyelimuti kawasan Curug Cigamea. Ternyata benar saja, ujan tiba-tiba turun deras. Para pengunjung di himbau oleh petugas di lokasi menggunakan pengeras suara untuk segera keluar dari area Curugnya. Alasan tersebut memang benar sangat diperlukan mengingat hujan yang turun deras, rawan sekali terjadinya banjir bandang.
Beruntungnya kita sudah persiapan bawa payung, jadi kami bisa langsung pergi balik ke pintu gerbang. Sesampai di gerbang, kami berganti baju terlebih dahulu karena baju basah. Waktu itu angkot yang membawa berangkat kita tadi sudah standby jemput di depan pintu gerbang. Oke tepat pukul 16.00wib kami sudah meninggalkan lokasi curug cigamea dan balik menuju Jakaarta.
Oh ya info aja sih kami kali ini membawa bekal makan dari kost (masak nasi sendiri ceritanya, lauknya sih tetep beli di warteg..hahahaa). ya hitung-hitung menekan cost.
Untuk angkutan balik ke Jakarta, masih sama seperti angkutan pada saat berangkat hanya saja arahnya sebaliknya.
Demikian kisah seru kami berdua ke Curug Cigamea Bogor. Nantikan kisah seru trip kami selanjutnya. Bagi sobat yang ingin bertanya mengenai rute,angkutan atau hal lainnya bisa tinggalkan coment di sini atau bisa kirim email ke donimarzizou@gmail.com
Byeeee...
Rincian Biaya Perorang: 1. Angkot Roxy - Tanah abang PP: 8000 2. Comuter Line (KRL) Jakarta - Bogor PP: 10000 (uang jaminan tiket tidak dihitung) 3. Angkot dari Stasiun Bogor ke Terminal Laladon PP: 8000 4. Angkot dari Terminal Laladon (angkot jurusan Leuwiliang) PP: 16000 5. Angkot dari pertigaan Cibatu ke Curug Cigamea PP: 60000 6. Tiket masuk kawasan Gunung Salak Endah : 7000 7. Tiket masuk Curug Cigamea : 10000 8. Toilet di Curug Cigamea : 2000 Total: Rp 121.000 (Biaya ini tidak termasuk makan, minum dan snack karena kami prepare dari kost)
ane di daerah cikembar, bisa nih nanti mampir ke curug cigamea ^^
BalasHapus